fbpx

Mahasiswi STMIK Antar Bangsa Raih Medali Emas Dalam Ajang Lomba Pidato Tingkat Nasional

Masa-masa pandemi seperti ini tidak menyurutkan keinginan bagi mahasiswa/i Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Antar Bangsa untuk terus meningkatkan prestasi, terlebih lagi dalam meningkatkan softskill melalui ajang kompetisi. Seperti halnya dengan mahasiswi yang bernama Dilla Heni Pratiwi, perempuan berdarah Jambi ini telah menggandeng medali emas pada ajang Idaqu Festival Kemerdekaan yang diselenggarakan oleh Institut Daarul Qur’an (Idaqu) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) pada 17 – 21 Agustus 2021.

Lomba yang digelar secara daring itu mengangkat tema “Peran Pemuda untuk Kemerdekaan Indonesia” yang diikuti oleh 15 peserta dari berbagai kampus yang ada di Indonesia. Tak terkecuali dari kampus STMIK Antar Bangsa Daarul Qur’an.

Dalam lomba tingkat nasional ini, mahasiswi yang kerap disapa Dilla itu meraih skor sebesar 91 poin dalam ajang Lomba Pidato Kemerdekaan. Dalam penuturannya ia menjelaskan bahwa lomba yang ia ikuti itu menjadi pengalaman yang luar biasa baginya untuk meraih cita dan impiannya.

“Karna udah sering ngikutin festival, dan alhamdulillah dapet juara terus,”ungkap Dilla saat dihubungi pada hari Sabtu (28/8).

Lebih lanjut, mahasiswi program studi Sistem Informasi ini menuturkan motivasinya dalam meraih berbagai prestasi yang ia ikuti selama ini. Menjadi pendakwah adalah salah satu alasan terbesar bagi Dilla untuk dapat mengikuti berbagai ajang perlombaan.

Dalam ajang perlombaan yang digelar secara daring itu, Dilla mengambil tajuk “Peran Pemuda untuk Kemerdekaan Bangsa”. Di video yang berdurasi 6 menit, ia menjelaskan bagaimana peran pemuda bisa menjadi generasi penerus yang dapat membangun bangsa lebih baik lagi.

“Karna kan merayakan 17 agustus, jadi kita tuh kayak harus tetap menjadi generasi yang membangun bangsa lebih hebat, lebih sejahtera, pokoknya kita akan menjadi penerus,” lanjut ia.

Untuk meraih setiap impian dan cita-cita, Dilla menyampaikan pesannya untuk para mahasiswa/i STMIK Antar Bangsa agar dapat selalu semangat dan berjuang semaksimal mungkin untuk mewujudkan visi dan cita-cita besar.

“Agar kita tuh harus tetap semangat dalam menuntut ilmu, berjuang menjadi yang lebih baik lagi dan gapai terus cita-cita walaupun sampai ke negeri Cina,” ungkap Dilla.

Dengan semangat yang tiada henti, Dilla akan terus berjuang mengikuti berbagai ajang perlombaan lagi. Dan ia tidak akan berhenti berlari untuk menggapai mimpinya.

Dari cerita inspiratif Dilla, kita bisa mengambil banyak pelajaran tentang berani untuk bermimpi setinggi-tingginya, serta diiringi dengan semangat dan tekad yang kuat untuk mewujudkannya.

Harapan ke depan, semoga banyak mahasiswa/i STMIK Antar Bangsa yang berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Sehingga akan banyak bibit-bibit muda yang lahir dan membesarkan nama STMIK Antar Bangsa untuk dapat ikut andil dalam berkontribusi mencerdaskan bangsa.