fbpx

STMIK Antar Bangsa Gelar Pertemuan Bersama Calon Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Antar Bangsa gelar Sosialisasi Beasiswa dengan calon mahasiswa dari penerima KIP Kuliah yang diberlangsung di Aula Lt 3 Gedung STMIK Antar Bangsa Tangerang pada Kamis, (2/9).

Acara yang berlangsung secara luring itu dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pertemuan pada hari ini dimaksudkan untuk membahas mengenai Sosialisasi Beasiswa KIP Kuliah. Setiap calon mahasiswa diberikan edukasi dan pemahaman mengenai kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai penerima Beasiswa.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini turut dihadiri oleh 21 calon mahasiswa beserta orang tuanya. Mereka yang hadir dengan menerapkan protokol kesehatan, disambut hangat oleh Civitas STMIK Antar Bangsa. Hadir pula Ketua STMIK Antar Bangsa, ustadz Tarmizi Ashidiq, S.E, M.Ag, Wakil Ketua I Bidang Akademik, ibu Kusuma Hati, M.M, M.Kom, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, ustadz Annur Fajri, Ph.D, Ketua Program Studi Sistem Informasi, ibu Firdha Aprilyani, M.Kom, Sekretaris Program Studi Teknik Informatika, bapak Subhiyanto, M.Kom, Kepala Marketing, bapak Hilmy Rachmatullah, S.Ikom, Staff PMB dan Marketing, bapak Rachmat Rizal, S.Kom, dan Kepala Keuangan, ibu Taqiyatul Husna, S.E.

Dalam sambutannya, Ketua STMIK Antar Bangsa menyampaikan salam hangatnya kepada seluruh calon mahasiswa. Pada kesempatan yang sama, beliau menjelaskan juga mengenai kewajiban dan tanggung jawab dari masing-masing mahasiswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di STMIK Antar Bangsa.

“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa, bapak dan ibu hadir di sini, paling pertama adalah KIP ini memang diberikan banyak oleh kampus-kampus, tapi tidak semua orang bisa mendapatkan,” ungkap ustadz Tarmizi.

Lebih lanjut lagi beliau menerangkan bahwa mahasiswa yang hadir pada hari ini adalah orang-orang yang dipilih untuk berkesempatan meraih cita-cita dan impiannya.

“Adik-adik semua, calon mahasiswa STMIK Antar Bangsa pertama kali saat anda di sini, maka anda adalah orang-orang yang dipilih berkuliah di STMIK Antar Bangsa. Kita hanya berikhtiar, ini ada fasilitas pendidikan dari pemerintah yang boleh dipakai sama semua anak-anak yang punya hak untuk sekolah dengan bebas biaya. Jadi para calon mahasiswa, anda adalah orang yang dipilih di sini. Nah pada saat anda dipilih, maka anda harus punya tanggung jawab, anda dikasih amanah kuliah bebas biaya, malah dapat uang saku, ini amanah empat tahun,” ucap beliau.

Selain itu, salah satu pendiri Daarul Qur’an ini lebih lanjut menjelaskan kepada setiap calon mahasiswa mengenai sulitnya mendapatkan beasiswa di tahun 90-an, berbeda dengan tahun ini yang dimana beasiswa itu terbuka luas bagi para calon mahasiswa.  Ustadz Tarmizi menegaskan kembali kepada setiap calon mahasiswa agar dapat berkomitment dalam menyelesaikan studi S1 nya di STMIK Antar Bangsa.

“Kalo kita melihat di tahun-tahun lalu, tahun 90 an itu susah cari beasiswa. Sekarang fasilitas beasiswa ada. Adik-adik semua sekarang cuman komitment menyelesaikan kuliah anda udah jadi S1. Biar nanti proses belajarnya selama empat tahun itu berjalan dengan baik, komitment calon mahasiswa terhadap mengerjakan tugas harus ada komitment yang luar biasa. Jadi orang tua gak perlu mikirin anaknya,” lanjut ustadz Tarmizi dalam keterangannya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, ustadz Annur Fajri, Ph.D, sangat menyambut baik kegiatan hari ini. Pasalnya ini menjadi salah satu moment bagi STMIK Antar Bangsa untuk dapat bersilaturrahim dan menyampaikan informasi mengenai Beasiswa KIP Kuliah dengan calon mahasiswa beserta orang tuanya. Beliau juga menerangkan kembali apa yang disampaikan oleh Ketua STMIK Antar Bangsa mengenai pentingnya komitment dalam diri untuk dapat melanjutkan studi S1 dengan baik.

“Kami sangat bersyukur pertemuan hari ini luar biasa karena dihadiri oleh orang tua maupun wali dari semua mahasiswa STMIK Antar Bangsa periode 2021/2022. Seperti yang disampaikan ustadz Tarmizi tadi, semua yang hadir di sini akan kuliah di sini tidak dalam waktu yang singkat, bukan seminggu, bukan sebulan, tapi empat tahun,” ucap ustadz Fajri.

Meskipun digelar secara luring, namun acara yang berlangsung hingga siang hari ini disambut baik oleh setiap calon mahasiswa. Pasalnya ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk dapat meraih cita-cita dan impiannya. Semangat itu kian membara ketika salah satu mahasiswa semester 7 yang juga merupakan penerima beasiswa Bidikmisi, Giant Nanda Eka Putra menyampaikan kisah inspiratifnya kepada calon mahasiswa, dan tidak lupa juga memberikan pesan agar mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah nanti bisa secara betul menjaga Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

“Pesannya itu jangan takut bertanya kepada kakak kelas, karena mahasiswa penerima KIP Kuliah ini punya tanggung jawab yaitu IPK minimal 3 jangan kurang,” singkat Giant.

Acara dilanjut dengan penandatangan Surat Pernyataan oleh setiap calon mahasiswa yang nantinya dari surat itu mereka akan berkomitment secara penuh terhadap kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa di STMIK Antar Bangsa.